Lewati ke isi
Pantai Karimunjawa Pantai Karimunjawa Panduan pantai & pulau

Panduan Aturan di Kawasan Taman Nasional Karimunjawa

Aturan di Kawasan Taman Nasional Karimunjawa

Sebagian besar perairan dan daratan Karimunjawa berada dalam kawasan taman nasional. Ada hal-hal yang boleh, dan ada yang tidak, meski kelihatannya sepele.

Diperbarui

Karimunjawa bukan sekadar destinasi wisata, melainkan kawasan konservasi. Artinya ada aturan yang berlaku, dan sebagian pengunjung melanggarnya tanpa sadar karena menganggapnya kebiasaan wisata biasa.

Yang sebaiknya tidak kamu lakukan

  • Mengambil karang, kerang, pasir, atau biota laut apa pun sebagai oleh-oleh.
  • Membeli suvenir yang terbuat dari karang atau penyu.
  • Membuang sampah, termasuk puntung rokok dan sisa makanan, di pantai maupun di laut.
  • Menyentuh, mengejar, atau memaksa satwa laut mendekat demi foto.
  • Membuang jangkar sembarangan di area berkarang.

Yang membantu

  • Bawa botol minum isi ulang, karena pengelolaan sampah di pulau kecil sangat terbatas.
  • Bawa pulang sampahmu sendiri kalau tidak menemukan tempat sampah.
  • Pilih penyedia perjalanan yang memberi arahan soal karang sebelum menurunkan tamunya ke air.
  • Belanja dan makan di usaha milik warga setempat.

Aturan dan tarif retribusi kawasan bisa berubah mengikuti kebijakan pengelola. Konfirmasi ke pemandu atau penginapanmu menjelang keberangkatan.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah ada tiket masuk kawasan?

Kawasan taman nasional umumnya menerapkan retribusi, dan besarannya bisa berubah. Tanyakan ke penyedia perjalananmu apakah biaya itu sudah termasuk atau dibayar terpisah.

Bolehkah membawa drone?

Ketentuan penerbangan drone di kawasan konservasi bisa berbeda-beda dan berubah. Tanyakan lebih dulu ke pengelola kawasan sebelum menerbangkannya.

Masih ada yang ingin ditanyakan sebelum berangkat?

Tanya lewat WhatsApp